Sejarah Perkembangan Kepemilikan
PT Edison
Mission Operation Maintenace (PT. EMOMI) didirikan pada bulan Januari
1996 sebagai anak perusahaan Edison Mission Energi (EME) yang bermarkas
di Irvine, California. Edison Mission Energi merupakan bagian dari
Edison Group, anak perusahaan yang secara keseluruhan dimiliki oleh
Edison Mission Energi didirikan berkembang dengan sangat sepat
pengembangan dan pengopersian sumber tenaga alternative.
PT Paiton
Energi Company memiliki sebuah perjanjian berupa Operation and
Maintenance Agrrement (OMA) dengan PT Edison Mission Operation
Maintenace Indonesia (PT. EMOMI) Asia, yang isinya berupa penyerahan
tanggung jawab pengoperasian dan memelihara proyek PT. Paiton Energi
Company masa prokomersial. Kemudian pada bulan January 1996, PT EMOMI
yang berpusat di Singapura mendirikan PT. Edison Mission Operation and
Manintenance Indonesia (PT. EMOMI) untuk menjalankan dan mengoperasikan
proyek Paiton selama masa prekomersil dan masa komersil.
Proyek
tersebut telah mendapat persetujuan Presiden no. 369/2/PMA/1995 tanggal
19 Juli 1995 untuk PT EMOMI bidang usaha jasa pengoperasian dan
perawatan pembangkit tenaga listrik di Jakarta dengan daerah opersi
seluruh Indonesia. Kemudian disahkan dengan Akta Notaris tanggal 21
January 1997 No. 16 Juni 1997.
Sejarah Perkembangan Permodalan
Situasi
bisnis ketenagalistrikan Nasional mengalami perubahan yang sangat
drastis. Hal ini tidak dapat dihindari sejak diberlakukannya UU No. th
1985, PP No. 10 th 1989 dan Keputusan Presiden No. 37 th 1992, yang
memberikan ijin kepada pihak swasta untuk ikut berpartisipasi dalam
usaha ketenagalistrikan di bidang Pembangkit Translisi dan Distribusi.
Sehingga pada bulan September 1991 PT Paiton Energi swasta kepada PLN,
yang dilanjutkan dengan penandatanaganan Power Purchase Agreement (PPA)
pada bulan February 1994. dalam PPA tersebut ditetapkan bahwa proyek
pembangunan PLTU Swasta Paiton Unit 7 dan 8 ini berupa dua unit
pembangkit yang menggunakan mesin turbo Generator berbahan bakar batu
bara, dengan waktu kontrak 40 tahun, sehingga setelah 40 tahun kontrak
tersebut habis dan semua instrument menjadi hak milik PLN.
PT Paiton
Energi adalah sponsor sekaligus pemilik dari proyek PLTU Paiton unit 7
dan 8, dan merupakan perushaan konsurdium dari beberapa perusahaan,
antara lain :
1.
Mission Energi
Company 40 %
2.
Mitsui and Company,
Ltd 32,5 %
3.
General Electric Capital
Corp 12,5%
4.
PT Batu Hitam Perkasa
15 %
|