![]() | ||
![]() |
||
Abd. Ghafur_01_3a-Skr
|
|
![]() |
| |||||||||||||||||||||||||||
ShoutBox | |||||||||||||||||||||||||||
|
![]() |
Copyright © 20007
PT. IPMOMI
11/18/2007 |
![]() |
Produksi ![]() 1 Produksi Listrik Secara Umum
Secara
umum Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), mengubah energi thermal yang
dimiliki uap (steam) menjadi listrik. Pada dasarnya energi pada sistem
pembangkit tenaga uap PLTU unti 7 dan 8 mengubah energi kimia dari hasil
pembakaran batu bara menjadi energi panas, dari energi panas menjadi
energi kinetik sehingga yang nantinya dapat menggerakkan Turbin dan
dari Tubin menghasilkan energi mekanik yang nantinya dapat menggerakkan
generator sehingga menghasilkan energi listrik berkapasitas megawatt.
Air laut diproses untuk dimanfaatkan sebagai air yang akan menghasilkan
uap sebagai penghasil energi thermal. Batu bara (coal) yang digunakan
adalah jenis Adaro dan Kideco. |
Air laut yang telah mengalami proses reserve osmosis (RO) disimpan di
Condenser Storage Tank untuk mensuplai kebutuhan air yang akan dialirkan
ke Hotwell, setelah itu dipompa oleh Condensate Pump menuju ke Boiler
melewati Low Pressure Feedwater Heater, Deaerator dan High Pressure
Feedwater Heater untuk mengalami pamanasan oleh gas panas dari hasil
pembakaran batu bara, airyang telah di panaskan akan menjadi uap pada
temperatur saturasi dan di tampung pada Steam Drum. Selanjutnya uap yang
telah dihasilkan akan mengalir ke Tube Superheater untuk menghasilkan
tekanan dan temperature yang tinggi sebelum masuk ke hight Pressure
Turbine (HP turbine). Uap yang telah menjadi superheater akan masuk ke
HP Turbine untuk memutar Sudu Turbine. Setelah masuk di HP Turbine, uap
akan kembali mengalali pemanasan ulang di Reheater dan selanjutnya
mengalir untuk memutar sudu pada Intermeriate Pressure Turbine (IP
turbinte).
|
PT. IPMOMI
International
Power Mitsui
Operations
Maintenance
Indonesia